TakanaCoffee - Bila menyebut nama kopi, apa yang terbayang di kepala anda? sebuah minuman energi mungkin ? atau tanaman tua yang memiliki biji terbelah dan sebagian lagi ada yang tunggal, berdaun lebar, memiliki tinggi batang rata 2 meter, dan mampu tumbuh di daerah pegunungan dengan ketinggian 600-2000 meter dari permukaan laut? ya, itu semua benar. Kopi merupakan sejenis minuman yang berasal dari proses pengolahan dan ekstraksi biji tanaman kopi. Minuman kopi berwarna gelap, dengan cita rasa pahit, mengandung kafein, dan juga dikenal dengan minuman penghangat serta menghasilkan energi. Setidaknya itulah pemahaman asal yang diyakini oleh orang arab ketika pertama kali mengenal kopi.
Sejarah Kopi
Menurut sejarahnya, kopi ditemukan pertama kali oleh bangsa Etiopia sekitar 3000 tahun yang lalu, sebagai minuman berkhasiat dan berenergi. Namun pada waktu itu, menikmati kopi masih dengan cara konvensional, yaitu dengan cara dimasak dan langsung diminum. Barulah beberapa ratus tahun kemudian, ketika kopi mulai dibawa dan dibudidayakan oleh bangsa Arab, cara penyajian kopi mulai dilakukan dengan lebih baik.
Pada perkembangan selanjutnya, tanaman kopi mulai masuk daratan eropa pertama kali pada tahun 1615 yang dibawa oleh seorang saudagar Venesia. Di sinilah kopi mulai populer terutama di kalangan elite bangsa eropa, dan mencetuskan untuk membudidayakan secara besar-besaran. Pada sekitar tahun 1690, kopi mulai masuk Indonesia yang pada waktu itu merupakan negara kolonial Belanda. Kopi kemudian terus berkembang hingga saat ini menjadi salah satu minuman paling populer di dunia yang dikonsumsi oleh berbagai kalangan masyarakat. Indonesia sendiri telah mampu memproduksi lebih dari 400 ribu ton kopi per tahunnya. Di samping rasa dan aromanya yang menarik, kopi juga dapat menurunkan risiko terkena penyakit kanker, diabetes, batu empedu, dan berbagai penyakit jantung (kardiovaskuler).
Jenis Biji Kopi
Biji kopi secara umum dikenal ada dua jenis, yaitu Arabika dan Robusta. Namun belakangan, muncul jenis kopi baru yang merupakan turunan dari jenis arabika dan robusta, atau kita kenal dengan kopi luwak.Jenis Arabika sendiri merupakan biji kopi pilihan dengan kualitas dan citarasa terbaik sejauh ini, sehingga harganya lebih mahal dari jenis robusta. Ciri-ciri kopi arabika memiliki tinggi batang maksimal hingga 3 meter pada kondisi terbaik, dengan biji kecil berbentuk lonjong, berwarna hijau hingga merah gelap serta kaya akan rasa. Tumbuhan kopi arabika mampu tumbuh pada ketinggian 600-1700 meter dari permukaan laut.
Sedangkan Robusta merupakan jenis biji kopi kelas dua, karena memiliki rasa lebih pahit, kadar asam tinggi, dan mengandung lebih banyak kafein dibanding jenis Arabika. Sehingga tidak heran harganya lebih murah. Berbeda dengan jenis arabika, tumbuhan kopi robusta mampu tumbuh pada ketinggian 300-700 meter dari permukaan laun, dan lebih tahan terhadap serangan penyakit, terutama pada daun.
ARABIKA ROBUSTA |
ARABIKA ROBUSTA |









0 komentar:
Posting Komentar